selamat membaca

jika tidak bisa berbuat dengan tindakan, cukuplah dengan lisan. pun lisan tak bisa berkata..., mudah mudahan tulisan bisa mewakilkan..

quote

Orang baik bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan. tapi mereka yang menyadari kesalahan lalu membuat segalanya lebih baik, pantas disebut orang baik.

inilah wajah bumi di Malam hari

Ketika malam tiba, pemandangan yang romantis dan bikin takjub adalah gemerlapnya bintang yang begitu harmonis bertaburan mendampingi bulan. Tetapi pemandangan langit di malam hari itu sudah biasa. Pernahkan terbesit di benak anda, bagaimana wajah bumi di malam hari jika di lihat dari angkasa...?? National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan,setelah Matahari tenggelam, bila dilihat dari antariksa, Bumi lebih menyerupai kelereng hitam dengan hiasan glitter keemasan. pemandangan tersebut dilihat melalui instrumen di satelit Suomi NPP.

Instrumen yang digunakan untuk menghasilkan gambar Bumi kali ini disebut Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS). Instrumen ini sebenarnya berfungsi menangkap data awan, salju, dan formasi es di malam hari. VIIRS begitu sensitif sehingga cahaya yang dihasilkan oleh lampu-lampu di muka Bumi pun terlihat. Tampak Sungai Nil diterangi oleh cahaya, begitu pula wilayah pantai timur Amerika Serikat. instrument ini memperlihatkan cahaya yang berasal dari Bulan, aurora, dan api alami. Cahaya itulah yang membuat Bumi kerlap-kerlip seperti berhias glitter emas. indah ya...??

Read More......

MENIKAH


" ooh... menikahlah denganku....
ohh... bahagialah selamanya....
ooh.. abadilah cintaku...
ooh.. biarlah dunia berlalu............( java jive: MENIKAH ) "

mendengar lagu ini... kenapa ya kok berasa indahhh banget.. bukan karena melodinya
tapi karena syairnya. sederhana.. dan berasa menyanjung...( untuk saya perempuan )
ah betapa indahnya, saat kita benar" di minta untuk menjadi " ratu " dalam hatinya..
menjadi pendamping nya untuk selama yang kita bisa..

" MENIKAH..!! "
iya menikah... sebuah kata sederhana dengan deretan makna. dalam sekali artinya.
melewatinya, kita di ajak untuk menapaki sebuah tatanan baru. babak baru... dan keindahan baru..:)



Apa yang terbesit dalam pikiran anda ketika, anda mendapatkan pinangan..?
bahagia..? terharu...?? perasaan emosional yang luar biasa...?? ah.. sebuah pertanyaan yang harusnya memang tidak untuk dilontarkan, karena sudah pasti jawabannya.

" Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21). '

Tentram. itulah salah satu tujuan mengapa setiap cinta harus di labuhkan dalam ikatan pernikahan. menuai ketentraman batin, mengkais ridho nya...

Pernikahan, dalam bahasa verbal adalah proses akad jalinan suami isteri. tetapi dalam artian luas, menikah adalah mentautan dua hati, dua kebiasaan, serta dua pribadi yang sama sekali berbeda.

sedih rasanya mendengar cerita dari teman akan nasip perkawinannya yang tak seindah diawal. miris juga melihat beberapa infotiment yang memberitakan kawin cerainya selebritis... dengan alasan " tidak jodoh" ( huft...tau apa mereka tentang perjodohan...)

jika topik ini terangkat di blog yang lama tak terurus ini.., itu disebabkan tangan saya mulai gatel buat berkomentar tentang sakralnya perkawinan. lepas dari betapa indahnya saat beberapa saksi mengatakan " sah.. !!", perkawinan adalah sesuatu yang murni. dan jika ia mulai terkhianati maka saatnya kita menanyakan keseriusanya.
menanyakan keabadiannya... karena siapaun sepakat... " menikah " adalah labuhan terakhir dalam perjalan.. sebuah cinta..:)

hampir jam 2 pagi.. mau nerusin kok dah payah mata ini ya...:D
gini aja.. biar akur... tambahin dengan coment ya,..






Read More......

misteri Bidadari


BIDADARI..!!

mendengar kata ini, siapa yang tidak tertarik. sosok yang begitu di idam idamkan dan sangat misterius, hingga membayangkan akan kecantikan parasnya pun manusia tak akan sanggup. kedudukan nya bagi maklum mulia di syurga seperti yang di janjikan oleh Allah, untuk sementara ini adalah sebagai kabar yang menggembirakan bagi pria -pria sholeh.

Dalam tradisi Jawa, bidadari yang juga disebut hapsari, juga disebut widodari, sedangkan dalam bahasa Bali, bidadari atau apsari dikenal dengan sebutan widyadari atau dedari. Istilah widodari dari Jawa dan widyadari / dedari dari Bali, berasal dari kata vidhyadhari dalam bahasa Sanskerta. Vidhya berarti "pengetahuan", sedangkan dharya berarti "pemilik", "pemakai" atau "pembawa". Istilah Vidhyadhari tersebut kemudian dikenal sebagai "bidadari" dalam bahasa Indonesia modern.Orang Sunda menyebut bidadari dengan nama Pohaci. Dalam agama Hindu dan Buddha, mereka lebih dikenal sebagai apsara.

Gambar bidadari ditemukan dalam beberapa kuil/candi dari zaman Jawa Kuno, sekitar masa Dinasti Sailendra sampai kerajaan Majapahit. Biasanya gambar mereka tidak ditemukan sebagai motif penghias, namun sebagai ilustrasi sebuah cerita dalam wujud relief, contohnya di Borobudur, Mendut, Prambanan, Plaosan, dan Penataran.alam bahsa Sanskerta bidadari adalah : विध्यधरी ; vidhyadharī) atau Apsara pengertiannya adalah makhluk berwujud manusia berjenis kelamin wanita yang tinggal di kahyangan atau surga dalam kepercayaan Hindu. Tugas dan fungsi mereka adalah menjadi penyampai pesan para dewa kepada manusia, sebagaimana para malaikat dalam kepercayaan Semit. Ada kalanya mereka diutus untuk menguji sejauh mana ketekunan seseorang (pria) dalam bertapa, dengan cara mencoba membangunkan para petapa dari tapa mereka. Para bidadari memanfaatkan kecantikan fisik mereka untuk menguji para petapa.


Di Borobudur, bidadari digambarkan sebagai wanita kahyangan yang cantik, dan digambarkan dalam posisi berdiri maupun terbang, biasanya memegang teratai yang mekar, menaburkan daun bunga, atau menenun pakaian kahyangan yang mampu membuat mereka terbang. Candi Mendut di dekat Borobudur menggambarkan sekelompok dewata, makhluk sorgawi yang beterbangan di kahyangan, termasuk bidadari.

Gambar bidadari ditemukan dalam beberapa kuil/candi dari zaman Jawa Kuno, sekitar masa Dinasti Sailendra sampai kerajaan Majapahit. Biasanya gambar mereka tidak ditemukan sebagai motif penghias, namun sebagai ilustrasi sebuah cerita dalam wujud relief, contohnya di Borobudur, Mendut, Prambanan, Plaosan, dan Penataran. Di Borobudur, bidadari digambarkan sebagai wanita kahyangan yang cantik, dan digambarkan dalam posisi berdiri maupun terbang, biasanya memegang teratai yang mekar, menaburkan daun bunga, atau menenun pakaian kahyangan yang mampu membuat mereka terbang. Candi Mendut di dekat Borobudur menggambarkan sekelompok dewata, makhluk sorgawi yang beterbangan di kahyangan, termasuk bidadari.

Secara tradisional, bidadari digambarkan sebagai wanita kahyangan yang menghuni sorga Dewa Indra (Jawa: Kaéndran). Mereka dikenal sebagai pelaksana tugas istimewa, yaitu dikirim ke bumi oleh Indra untuk merayu para pertapa yang mungkin dapat memperoleh kekuatan melebihi para dewa. Tema ini sering muncul dalam tradisi Jawa, misalnya Kakawin Arjunawiwaha, ditulis oleh Mpu Kanwa pada tahun 1030, selama masa pemerintahan Raja Airlangga. Kisah itu bercerita tentang Arjuna, yang sedang berusaha mengalahkan raksasa Niwatakawaca, mencoba bertapa dan bermeditasi. Maka dari itu, Indra mengirim beberapa apsara untuk mengujinya. Bagaimanapun juga, Arjuna dapat mengendalikan nafsunya dan kemudian memperoleh senjata sakti dari para dewa untuk mengalahkan sang raksasa.

Tradisi Hindu-Buddha di Jawa juga mempengaruhi Bali. Dalam tarian Bali, tema tentang wanita kahyangan sering muncul. Tarian seperti misalnya Sang Hyang Dedari dan Legong menggambarkan wanita kahyangan menurut cara mereka. Di keraton Kesultanan Mataram, tradisi menampilkan penari kahyangan dalam tarian masih tetap ada dan tetap bagus. Tarian Bedhaya di keraton-keraton Jawa menampilkan bidadari.

Read More......

mengapa wanita begitu istimewa


hi ladys, pernahkah terbesit dalam benak anda akan sebuah pertanyaan, mengapa kita terpilih dilahirkan sebagai perempuan. jawaban yang saya temukan atas pertanyaan itu adalah, karena kita termasuk makluk yang berutung. betapa tidak, begitu banyak keistimewaan yang diberikan pada makluk berahim itu. sangatlah mudah kita masuk neraka, tetapi juga tidak susah menjadi penghuni surga.

Rasulullah SAW bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim, Ahmad, dan An-Nasa’i). apa aja ke istimewaan perempuan..? berikut saya kumpulin dari berbagai sumber. semoga kita menjadi permpuan yang bersyukur. amien


Keistimewaan perempuan dibanding Laki-laki

1. Doa wanita lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W akan hal tersebut,jawab baginda: “Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 orang lelaki yang soleh.
3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takutkan Allah S.W.T dan orang yang takutkan Allah S.W.T akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
4. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S
5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W) di dalam syurga.

6. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.
7. Daripada Aisyah r.a. “Barang siapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.
8. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
9. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
11. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).
12. Aisyah r.a berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W,siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, “Suaminya.” “Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah S.A.W “Ibunya.”
13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dia kehendaki.
14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T
17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
18. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
19. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T

Read More......