selamat membaca

jika tidak bisa berbuat dengan tindakan, cukuplah dengan lisan. pun lisan tak bisa berkata..., mudah mudahan tulisan bisa mewakilkan..

quote

Orang baik bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan. tapi mereka yang menyadari kesalahan lalu membuat segalanya lebih baik, pantas disebut orang baik.

GELIAT PENYANYI MALAM YANG SEKALIGUS BERPROFESI SEBAGAI PENYEDIA JASA ESEK-ESEK



Suasana hiburan malam, dan segala hingar bingar- bingarnya, tak lengkap Rasanya tanpa kehadiran penyanyi sebagai empasis suasana. Penyanyi, Dengan suara dan gerak tubuhnya yang aduhai banyak bertebaran di tempat - tempat hiburan malam. Lihat saja wajah cantik berbalut make up tebal itu., semua mata memandang seolah tak ingin melewatkan seikitpun gemulai dan gerak yang ia timbulkan. Apa lagi kalau bukan ingin mencari perhatian dari penontonnya.

Dunia kaum penyanyi, baik berbentuk orkesan, atau singgle memang tak jauh dari godaan aroma dunia malam. Gaya hidup yang di tuntuntut berpenampilan prima dan cukup matang, membuat sebagian diantra mereka, berusaha untuk mencari tambahan penghasilan.

Dari penelusuran tim investigasi lensa, kami menemukan fenomena penyanyi plus- plus. Sebutan untuk para penyanyi yang bekerja sambilan sebagai penjaja seks.( mmm) menarik untuk di simak. Mengingat image yang harus di jaga , jadi pertaruhan. Bagaimana kehidupan penyanyi plus- plus ini..?



Sejak jaman dahulu penyanyi memang menjadi salah satu profesi yang mempunyai daya tarik tersendiri. Penampilan dan suara yang di senandungkannya, menciptakannya sebagai sosok populer, dikenal, dan juga menjadi populer.

Bicara masalah penyanyi populer, indonesia banyak di banjiri oleh penyanyi- penyanyi profesional , yang melegenda. Sebut saja, penyanyi yang masih eksis hingga sekarang, seperti titik puspa, krisye, iwan fals, serta meereka yang telah tiada, seperti almarhum gombloh, almarhumah nike ardila, dan masih banyak lagi.

Lewat lagu – lagu yang di nyanyikan para penyanyi legendaris ini, nyaris tak hilang di telan masa meski sekarang masyarakat indonesia hanya bisa mendengarkan suara dan melihat penampilan mereka hanya dari kepingan cd, tanpa bisa lagi melihat perkembangan karier mereka.

Seiring perkembangan jaman, penyanyi barupun bermunculan. Lihat saja bayak sekali grob ban terkenal negeri ini, seprti shela on 7, padi, petter pan atau yang baru - baru ini booming, seprti somson.

tentu saja ketenaran dan kesuksesan yang mereka alami bukan seuatu yang didapat secara instan. banyak kerja keras yang menyerta di belakangnya. Seorang penyanyi juga mempunyai koridor- koridor yang dituntut, untuk memenuhi standart pencapaian sebuah kesuksesan.

Menjadi seroang bintang memang tak mudah. Banyak liku – liku serta sederetan persyaratan yang harus di jalanni oleh para biduan. Kita sendiri dapat membayangkan betapa keras perjuangan, biduan indonesia, yang bintangnya tetap berpijar dari sekarang. Live style yang cenderung glomour dan akrap dengan dunia malam, tak jarang menyeret mereka untuk tergiur dengan warna- warni dunia yang menyilaukan. Apalagi untuk para biduan yang memang telah redup sinar-nya. Mucul fenomemena penyanyi plus- plus. Sebutan untuk biduan yang juga mempunayi profesi sambilan sebagai wanita penjaja esek- esek. Persaingan memang penuh dengan intrik. Bisa jadi karena lingkungan atau memang livestyle serta kebutuhan akan popularitas muncul mereka yang berprofesi ganda sebagai penyannyi di atas panggung dan menghibur diatas tempat tidur

Memang, profesi sebagai penjaja esek- esek bisa terbungkus oleh apa saja. Bisa juga penyanyi atau profesi yang lainnya. Namun jika di telaah lebih dalam, akan muncul beribu pertanyaan, mengapa profesi yang akrab dnegan kemewahan dan identik negan cepat menghasilkan rupiah itu, juga sekaligus nyambi menjadi pekerja esek- esek.

Lensa bertemu dengan nency. Seorang biduan yang mengaku telah lama menjual suara, dan sekaligus sebagai penyedia bisnis esek- esek. Sebuatan penyanyi plus- plus pun melekat pada perempuan berumur 24 tahun itu

Penyanyi plus- plus, memang banyak berterbaran di tempat- tempat hiburan malam. Tak hanya pelanggan yang datang, tetapi ,mereka juga kerap hunting, di kala selesai menyanyi. Nency misalnya , mengaku ia tak hanya menunggu pelangan menggunakan jasanya, tetapi juga ia lebih aktif untuk mencari pelanggan alias jemput bola

Tak sedikit dari penyanyi plus- plus yang juga menjadi istri simpanan orang- orang yang berpengaruh dan punya kontong tebal. Setidaknya nency juga menyandang status sebagai istri simpanan. Tak risih ia menjadi istri kedua- karena semua itu menurutnya bisa mendongkrak popularitasnya sebagai penyanyi sejaligus, menaikkan standart hidup. Entah apa maksudnya

Mendukung karier. Demikian alasan mengapa penyanyi plu- plus, juga berprofesi ganda menjadi plus- plus serta menjadi simpanan istri orang- orang terkenal. Jika memang ekonomi bukan alasan utama, Bisa jadi profesi sambilan ini, untuk membuatnya lebih populer, istilahnya sebgai batu loncatan ke jenjang lebih tinggi…

Penyanyi, dimanapun keberadaannya memang, masihmenjadi primadona dan empasis dimana mereka berada. Munculnya penyanyi plus- plus hanya sebuah effect dari gaya hiup yang makin moderen dan kompleks. Meski beberapa penyanyi merasa gerah mendengarnya, dengan alasan mencoreng profesi luhur, tapi tak menutup mata, keberadaan mereka tetap ada isekitar kkita. Kembali mengusung tak ada justifikasi, fenomena penyanyi plus- plus adalah salah satu gambaran masyarakat moderen, yang rasanya memang tak perlu dissisihkan karena setiap orang pnya jalan masing- masing..

0 coment:

Posting Komentar