selamat membaca

jika tidak bisa berbuat dengan tindakan, cukuplah dengan lisan. pun lisan tak bisa berkata..., mudah mudahan tulisan bisa mewakilkan..

quote

Orang baik bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan. tapi mereka yang menyadari kesalahan lalu membuat segalanya lebih baik, pantas disebut orang baik.

MENEROPONG JEJAK KAUM LESBIAN


sejarah mempercayai, bahwa lesbian berkembang dari yunani dengan bukti , bahwa kata lesbian diambil dari kata lesbos, yakni nama sebuah pulau di sana. Sekian abad silam, hubungan antar kaum hawa ini jarang sekali terjadi, bisa dimaklumi karena memang hubungan antar sejenis ini lebih rapat tersimpan rapi, dari pada kaum homo seksual. bisa jadi.,. kaum feminisme lebih pintar mengeksplorasi cinta yang mereka dapatkan. Terkadang apa yang bergejolak, tak mudah di terjemahkan oleh kaum pria. Karena secara kodrati, wanita memang dianugrahi perasaan lembut dan sensitifitas yang cukup tinggi.
Fenomena cinta sejenis perempuan dan perempuan, memang bukan hal yang baru dalam gaya hidup masyarakat metro moderen. Meski sekali lagi keberadaannya masih sangat rahasia. Begitu susah memang menditeksi hubungan ini



Banyak Istilah –istilah yang lazim digunakan dalam dunia lesbian. Istilah ini memgerucut pada discripsi hetero seksual kaum perempuan. Diantara banyak istilah itu, kami menemukan istilah lipstick. Untuk meniskripikan femine lesbian. Istilah ini diperuntukkan untuk mereka yang suka bermake up dan cenderung memliki sifat keperempuanan. Jauh berbeda dengan perempuan bersifat kelelaki- lakian atau lebih di kenal dengan istilah dyke.
Lesbian dalam katagori ini adalah lesbian yang bertidak sebagai sang maskulin. Layaknya pria, ia bertugas untuk melindungi dan mengayomi. Lesbian dyke yang biasanya berkembang atas latar belakang historical masa kecil. Lain halnya dengan lesbian lipstik yang jauh lebih feminin dan layaknya kum perempuan kebanyakan.

Hasil penelusuran lensa minggu ini, menemukan bahwa terjadinya cinta sejenis, Lesbian terlatar belakangi dari banyak hal.. Misalnya.. karena bentukan orang tua yang menginginkan mereka tumbuh menjadi lelaki, pengaruh ,lingkungan serta karakteristik yang memaksa mereka tumbuh menjadi gadis tomboy, dan pada akhirnya membawa mereka lebih dekat dengan pribadi maskulin. Dari sini bisa ditebak, kemana arahnya. Merekapun lebih tertarik dengan gemulai seorang wanita, dari pada keperkasaan seorang pria. Hal ini lah yang menyebabkan, terjadinya dyke, atau perempuan yang sangat kelelaki- lakian
Di sisi lain, Trauma masa kecil, juga bisa jadi menjadi salah satu pemicu terjadinya lesbian. Dari sini bisa memunculkan kengganannya bergaul dengan kaum lelaki, karena paradigma yang dibentuk dari awal, bahwa lelaki memang sosok yang sangat menakutkan dan harus dijauhi.
Penghianatan yang diterima secara berulang kali, perselingkuhan dan juga kekerasan yang pada akhirnya bermuara pada dendam dengan kaum lelaki. Adalah juga salah satu alasan mengapa kaum lesbian ini, memutuskan untuk tidak lagi percaya dengan cinta yang ditawarkan oleh mereka yang menglkim dirinya sebagai makluk jantan itu.
Rasa ini akhirnya terakumulasi menjadi sebuah babak baru dalam dunia percintan mereka. Pengalihan rasa terhadap sesama perempuan mencetakknya sebagai kaum lesbian
Sekali lagi, memang tidak mudah menelusui dunia kaum lesbian. Komunitas mereka lebih tersimpan rapih, dan sangat sulit ditembus. Apalagi untuk diangkat dalam lensa ini.
Entah, karena perempuan lebih pandai menyimpannya secara rapat- rapat ataukah.. memang begitulah seharusnya. Sebauh perasaan yang rasanya tak perlu di gemabar- gemborkan dengan alasan bahwa cinta ini hanya untuk di nikmati berdua saja, tanpa harus memperoleh sebuah pengakuan.
Minggu ini lensa berhasil bertemu dengan pasangan lesbian, yang mengku telah tinggal serumah untuk beberapa waktu lamanya. Pasangan ini bertemu akibat kesamaan rasa saling membutuhkan di antara keduanya. Sebut saja mereka atik dan rini. Keduanya memang mempunyai latar belakang yang berbeda. Atik dibesarkan dalam linkungan yang mengharuskan dirinya tumbuh menjadi gadis tomboy. Sedangkan Rini, mempunyai kisah yang tidak mengenakkan dengan kaum pria. Keduanya bertemu, saling menceritakan pengalamn masing- masing. jadilah tumbuh perasaan tak lazim diantara keduannya. Hubungan intim, layaknya suami istri. Atas rasa cinta dan kasih sayang itulah rini dan atik memutukan untuk tinggal seatap dan merajut jalinan cinta seperi kebayakan pasangan kasmaran lainnya.
Begitulah,… Menjadi lesbian memang bukanlah pilahan hidup yang harus di jalani.., dengan kata lain, kaum lesbian ini memang tak kuasa menolak dengan apa yang menimpa diri mereka. Tak ambil pusing dengan kata terjebak, atau batasan norma dan etika, mereka melakoni saja hidup sesuai dengan naluri dan perasaan mereka. Seperti halnya Atik, yang tak perduli identitas yang diberikan kepadanya. Tak merasa terjebak pada raga yang salah, ketika naluri maskulin lebih kental ia rasakan dari pada perasaan feminisme yang biasa disandang oleh perempuan.
Kepada lensa, Riini dan atik Menuturkan, , tak ada kata rasa risih dengan cinta sejenis ini, karena cinta selalu bicara keindahan. Lebih dari itu semua, pasangan lesbian ini lebih mementingkan keindahan dan kasih sayang diatas hubungan intim sebagai tujuan utama, meski yang satu ini tentu tak bisa dipisahkan.
Yang mengejutkan, ternyata hubungan sejenis nyaris menjadi life style bagi mereka yang mendambakan sensasi hubungan intim. Bosan dengan pola hubungan normal laki-laki dan perempuan , cinta sejenis juga menjadi alternatif penawar kebosanan dalam upaya pencarian kenikmatan sesaat ini.
Cinta sejenis lesbian, kebanyakan hinggap juga pada mereka yang telah mapan. Kaum eksekutif muda misalnya. Sinyal – sinyal untuk tebar peseona di antara sejenis pun bisa terjadi dimana- mana termasuk dalam hubungan kerja. Signal yang diberikan begitu , kuat penuh dengan perasaan. Maklum, kaum wanita memang akrap dengan intuisi dari pada logika.
Komunitas kaum lesbian berkembang dan tumbuh subur di negara kincir angin. Disana mereka bebas menunjukkan hubungan sejenis ini.
Lain halnya dengan indonesia yang lebih menjunjung tinggi nilai-ketimuran. Tak mudah rasanya menemukan komunitas mereka di negara ini.
Hubungan lesbian dilaporkan juga terjadi di sparta. Kata seks sejenis atau homoseks antara perempuan berasal dari yunani kuno, yakni saphho. Diprediksi mempunyai kehidupan percintaan yang kompleks. Beberapa pendahulu mengatakan bahwa saphho memiliki jalinan cinta dengan laki- laki juga. Sementara menurut sumber maximjus of tyre mengatakan bahwa cinta lesbian berawal dari hungan persaudaraan.
Tak mengaherankan memang, karena cinta sejenis perepuan dengan perempuan berawal dari simpati, dan sangat bertolak belakang dengan cinta yang memuja birahi.
Di eropa, Lesebian adalah ilegal. Perbuatan sodomi di hukum dengan hukuman gantung atau penjara. Tetapi pada tahun 1967 hubungan sejenis laki- laki, baru mendapatkan pengakuan. Hal ini berbeda dengan hubungan lesbian yang tidak menyalahi hukum alias keberadaannya memang dilegalkan. Tak ada yang salah dalam hubungan sejenis perempuan dengan perempuan, dengan anggapan tak ada unsur kekerasan dalamm lesbianism.
Malam itu kami mencoba mencari jejak kaum lesebian di sebuah tempat hiburan malam. Sumber terpercaya menyebutkan, kalangan ini juga kerap menghabiskan waktu nya pada gemerlp kehidupan malam. Meski tak semuanya demikian. Adalah sebuah komunitas yang sengaja mengkoordinir, keberadaan mereka. Sekedar konkow atau menenggelamkan diri pada hingar bingar lampu diskotik serta alunan musik yang mengehentak.
Tapi siapa yang bakal menyangka. Jika satu dari komunitas ini adalah kalagan lesbian. Merekapun enggan untuk menungkap jati diri sebenarnya. Apalagi untuk terekam dalam lensa ini.
Ketika berkumpul dengan sesama lesbian, perempuan pendamba sensasi hubungan intim tak lazim ini , begitu bebas untuk mengungkapkan ekspresi kasih sayang mereka. Tak ada yang ditutup – tutupi. Semuanya dibiarkan mengalir begitu saja, seolah tak ada lagi batasan norma yang mengharuskan mereka untuk mengungkapkan hubungan tak lazim ini tanpa filter.
Baiklah.., sensasi yang ada pada hubungan sesama jenis perempuan dan perempuan ini meamang terasa janggal dan tak mungkin rasanya di ungkap secara gamlang. Mengingat privasi dan kenyataan bahwa hubungan lesbian memang tak hanya mementingkan kepuasan hubungan intim semata.
Mulai sepanjang tahun 1980-an, ada –perpubahn tren dalam studi gay dan lesbian, yaitu perhatian besar pada cultural studies dan persoalan aids. Persoalan aids menjadi penting karena penyakit ini sering kali digunakan sebagai alat politis untuk menempatkan gay dan lesbi pada posisi yang merugikan. Perhatian yang besar terhadap kultural studies bisa terlihat dari berkembang biaknya studi-studi kebudayaan gay dan lesbian dalam segala bentuk. Misalnya, Film, novel, karya- karya fiksi , karya – karya seni dan bentuk =- bentuk kebudayaan populer lainnya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasangan lesbian berhubungan seks lebih jarang dari pada pria heteroseksual atau gay. Lebih lanjut penelitian yang dikembangkan di Belanda oleh ken plummer menyebutkan, bahwa permainan cinta lesbian lebih terfokus pada keselurluhan badan, seprti mencium, memeluk memegang, atau sentuhan erotis lain.
Seperti halnya hubungan intim kebanyakan, dimana ada unsur feminim aan maskulin, maka demikianjuga dengan hubungan intim yang terjadi diantara pasangan lesbian. Prisip saling memberi dan menerima, serta melampirkan perasaan kasih sayang yang kental, adalah dasar mereka ketika bercinta.
dalam melakukan hubungan intim , beberapa kaum lesbian mengaku tak banyak yang menggunakan alat bantu, atau yang lebih dikenal dengan nama seks toys. Anda boleh percaya boleh tidak, bahwa paangan lesbian lebi banyak melakuka fore play dari pada, melakukan intercouse, untuk mencapi puncak kepuasan.
masih bicara tentang hubungan intim. Menurut beberapa sumber dan literatur yang ada, hubungan seks yang terjadi iantara pasangna lesbian ini, prosentasenya memang jarng sekali terjadi. Atas dasar pencarian ketenangan batin, kaum lesbian lebi suka menghabiskan waktunya dengan sharing, atau saling mencurahkan perasaan, layaknya pasangan sahabat, dari pada hubungan percintaan seperti kebanyakan.

Tak jauh beda sebenarnya, jika kita bandingkan perasaan kaum lesbian ini dengan aroma cinta kebanyakan. Kaum lesbian juga mempunyai rasa cemburu, yang terkdang juga berlebihan. sekali lagi , karena secara korati , wanita memang selalu mengedepankan emosi ketimbang logika. Rasa cemburu yang hinggap pada pasangan lesbian memmpunyai porsi yang lebih besar , ketimbang hubungan cinta laki- laki perempuan. Namun rasa ini juga dibarengi dengan kesetiaan pada masing- masing pasangan. Kaum lesbian jarang yang berpindah ke lain hati. Jka telah memutuskan untuk mencintai, biasanya seorang lesbian akan menjaga hubungan dengan pasangan lesbiannya selama mungkin.
Tetapi,.. memang begitulah adanya. Kaum lesbian dengan bebas bertebaran untuk merajut hidup mereka. tanpa terusik,..
Hasil penelusuran lensa melam ini bermuara pada hak asasi seseorang, untuk memilih menjadi apa dan menjadi siapa. Meski terkadang kita harus memeprtanyakan norma dan etika yang menjadi aturan normatif tak tertulis.
Menjadi lesbian atau bukan…., adalah hak setiap orang untuk menjalaninya…......

16 coment:

  1. Pure@yahoo.com mengatakan...
     

    Bagaimanapun lesbian harus memilih untuk tetap atau menjadi kembali ke kodratnya, dan itu yang menjadi pertentangan batin yang dasyat...kadang membuat penderitaan yang amat panjang, dan kita tidak tahu pada akhirnya nanti...

  2. Anonim mengatakan...
     

    dunia memang sudah tua.....segeralah bertobat kawan. sebelum semuanya terlambat....

  3. Anonim mengatakan...
     

    MemANG YG SY rskn cewe yg lesbi tuh mo ditawari kesetian ma kebaikan dia tetap mau nya ma yang ganteng tapi cewe.. jd dia lbh melk\iri ceco drpd sy yang pria ... sy cape jg memperjuangkannya.. mgkn pny solusi tuk membuatnya kmbli menyukai pria

  4. Anonim mengatakan...
     

    gue pngn tau rasa cinta para L itu gmana sihh?

  5. Anast Cici mengatakan...
     

    Ketika wanita yang anda sukai ternyata memilih atau bahkan dr dulu (sebelum anda berkenalan dan menyukainya) sudah menyukai wanita, sebaiknya carilah wanita lain yang menyukai anda.... Apa yang sebenarnya anda cari dr 'berhasil membuatnya mencintai anda'? Hentikanlah. Coba lihat baik2 di sekitar anda, saya rasa pasti ada satu cinta dr seorang wanita yang menunggu anda... Tanpa perlu anda setengah mati menjangkau dan berharap hal yang jauh...

  6. zhu sakura mengatakan...
     

    KALO para manusia yang merasa suci...sok benar, tapi gak tau deh dia lebih bejat dari pada lesbian...pasti komentarnya "bertabotlah..." gak usah menghakimi, lihat saja kehidupan kalian... kalo kalian gak berbuat dosa baru bisa menentukan baik dan benar....

    Kalian hetero...makanya menghujat para lesbian dan homo, tanpa mau mencari tau sisi positifnya,,,,kalo cari hal negatif gak di cari juga dapet....

  7. Anonim mengatakan...
     

    Bagi semua saudara/i ku yang telah mengingatkan..trimakasih ya atas rasa kepedulian kalian terhadap kaum lesbian yang sangat besar,, tp tolong jangan menekan seseorang untuk berubah,, karena apa yang di pilih itu, aku percaya bahwa bukan tanpa alasan mereka memilih hidupnya.. jadi ingatkanlah dgn bahasa yang baik,, bukan bahasa yang menghujat.. setelah mengingatkan,,serahkanlah kepada Tuhan,karena hidup kita ini berjalan sesuai dengan pilihan kita atas izin Tuhan.. ^-^

  8. Anonim mengatakan...
     

    qt sbgai laki2 harusx bisa mencintai & menyayangi lwan jenis, bkanx menyakiti mereka hngga mereka membenci qt para laki2. byangkn aj kalo seandaix d dunia ini smua cewek it lesbian, yg merana it kn qt para laki2 normal. .

  9. Lesbian mengatakan...
     

    Info yang sangat menarik sob

  10. Anonim mengatakan...
     

    yang namanya cinta itu memang benar-benar buta. tapi apa daya jika sudah terlarut dalam ikatan cinta sesama jenis (lesbian) seperti yang telah saya jalani selama 3 tahun ini sudah bersarang dan menjadi dasar hidup masing-masing. Setiap manusia memiliki hak memilih masing-masing, termasuk hak memilih untuk mencintai siapa. dan bagaimana jalan hidupnya.
    Susah benar untuk mencintai kaum lelaki kembali. Lesbian/Gay bukan suatu ketidak normalan. hanya saja tidak menempatkan perasaan pasa seorang tepat.

  11. zie anz mengatakan...
     

    Cinta mereka sbenar nya sama apa yang selayak nya kalian punya.
    Sangat berat untuk merubah sikap dan sifat untuk kembali menjadi kodrat nya.

    Banyak faktor lesbian karena kelembutan , kenyamanan ,dan saling mengerti perasaan msg2 serta tidak mengutamakan sex melainkan kebersamaan.Hal ini membuat makin banyak kaum lesb.
    Kalo mmg lesb membuat bahagia,kenapa enggak!!!toh mereka yang rasa, Tidak ada larangan dari Tuhan untuk berikan kebahagiaan untuk kaum nya, Banyak larangan2 ttg lesb,tau kenapa...???? Pada inti nya dunia takut untuk musnah, sebab tidak ada generasi.

    Andai kan di Legalkan pernikahan sejenis mgk 35% dari seluruh indonesia.
    Jangan anggap lesb itu penyakit yang menjijikan , mereka hanya lah manusia biasa.

    Jangan pernah menghujatnya dan menghakiminya...koreksi diri masing2,salah & benar nya bukan kalian yang tentukan. "Manusia Punya Rasa"

  12. Anonim mengatakan...
     

    Meski tulisan ini sudah lama, ada sedikit penulisan yang perlu dikoreksi tuh. Penulis seakan-akan memisahkan Lesbian dengan Homo. Padahal sebenarnya Homoseksual itu adalah kaum pecinta sejenis, yakni Gay dan Lesbi.
    Mengenai faktor yang menjadi penyebabnya, sebaiknya penulis lebih banyak menggali informasi dari para ahli dan alim ulama, bukan hanya mengutip dari pendapat masyarakat awam yang sering rancu dalam mengartikan apa itu Homoseksual dan apa penyebabnya.
    Di akhir kata: SAY NO TO LGBT (LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, TRANSGENDER). Krn Allaw SWT tidak pernah menciptakan manusia setengah-setengah (setengah laki setengah cewe).

  13. Anonim mengatakan...
     

    Saya baru tahu tentang lesbian lebih dalam lagi tahun 2013 ini. Dan ternyata banyak dia luar sana yang seperti itu, pun begitu saya. Pasti ada pro dan kontra disetiap hal. Adapun yang tidak suka dengan kami, itu boleh tapi tolong jangan kalian menganggap seakan-akan diri kalian itu PALING BENAR! Jika kalian tidak tahu, tidak mengerti dan tidak memahami apa yang kami rasa jangan menghakimi kami. Karena rasa sayang yang muncul ini tidak melihat gender. Sekian.

  14. Anonim mengatakan...
     

    Menyatakan suatu kejahatan/kesesatan bukan berarti merasa PALING BENAR.
    Tetapi adalah kewajiban bagi ummat beragama untuk mengutarakan mana yang benar dan mana yang salah. Sama seperti ketika anda melihat suatu kejadian Pengutilan/pencurian di suatu supermarket, apakah anda akan menganggap hal tersebut hal yang biasa?
    Sejak Allah SWT menciptakan dunia ini, tiada satupun dalam ciptaanNya yang yang diciptakan memiliki pribadi ganda atau penyimpangan seksual, seperti kaum HOMOSEKSUAL (Gay atau Lesbian). Hanya ada Nabi Adam dan Siti Hawa, ngga ada tuh DaWa (aDamHawa)....
    Apalagi kelakuan kaum Homoseksual dalam "berhubungan seks" tidak lebih spt binatang. Yang lewat dubur dan jilat-jilat vegi (persis anjing sebelum melakukan hubungan).
    SAY NO TO LGBT! Allahuakbar!

  15. Bowen Dee mengatakan...
     

    sy seorang lesbi..sy sudah mnjalani hubungan sprti ini selama 5tahun..sy merasa amat senang dgn hubungn ini..sy prnah mencuba utk bercinta dgn laki-laki namun mereka lebih berlandaskan nafsu semata2..malah, perkenalan yg baru melewati masa 2hari sudah diselitkan dgn ajakan2 melakukan sex..ini mmbuat sy merasakan cinta seorang laki-laki hanya berlandaskan nafsu semata-mata..orang yg dianggap normal sememangnya tidak akan mengerti perasaan org seprti sy..sy tahu hubungan ini salah dn melanggar hukum agama..namun, sy tidak dapat lepas drpd prhubungan sprti ini kerana sy merasakan inilah hidup sy yg sebenar dn sy tidak mahu menipu diri sendiri seterusnya merasa mnderita.. :(

  16. Hanya Aku mengatakan...
     

    sy seorang lesbi..sy sudah mnjalani hubungan sprti ini selama 5tahun..sy merasa amat senang dgn hubungn ini..sy prnah mencuba utk bercinta dgn laki-laki namun mereka lebih berlandaskan nafsu semata2..malah, perkenalan yg baru melewati masa 2hari sudah diselitkan dgn ajakan2 melakukan sex..ini mmbuat sy merasakan cinta seorang laki-laki hanya berlandaskan nafsu semata-mata..orang yg dianggap normal sememangnya tidak akan mengerti perasaan org seprti sy..sy tahu hubungan ini salah dn melanggar hukum agama..namun, sy tidak dapat lepas drpd prhubungan sprti ini kerana sy merasakan inilah hidup sy yg sebenar dn sy tidak mahu menipu diri sendiri seterusnya merasa mnderita.. :(

Poskan Komentar