selamat membaca

jika tidak bisa berbuat dengan tindakan, cukuplah dengan lisan. pun lisan tak bisa berkata..., mudah mudahan tulisan bisa mewakilkan..

quote

Orang baik bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan. tapi mereka yang menyadari kesalahan lalu membuat segalanya lebih baik, pantas disebut orang baik.

Politik dan Demit


Mungkin anda tergelitik dengan judul postingan diatas. Politik dan Demit. Jangankan anda saya pun juga sebenarnya bingung mau kasih judul apa dalam postingan ini. Kok kedengarannya sangat mengada ada dan tak masuk akal. Hehehhe….

Politik.., kita tahulah apa maknanya.
Kalau Demit..??
Katanya demit adalah makluk yang diciptakan di Dimensi lain. bersemayam di ruang lain yang kita tak mungkin dan tak dapat menyentuhnya ( kecuali orang orang yang mengaku bisa bersahabat dengan makluk kasap mata ini ).

Jujur saja, sebenarnya saya ini orangnya licik.., katrok dan penakut. Apalagi jika berhadapan dengan hal hal yang berbau metafisika. Jika habis nonton film horror, pasti katroknya kumat deh.., kemana mana takut sendirian. Walhasil.., saya mesti nyeret nyeret orang di sekitar buat nemenin……

Akhir –akhir ini Saya juga merasa menjadi manusia paling katrok,…!!
Bukan karena nonton film horror, atau habis lihat hal hal yang berbau metafisika.
Saya katrok mendengar.........


Saya juga katrok melihat…akan banyaknya kejadian di nusantara yang membuat miris. Bayangkan, Belum lagi terobati luka saudara kita yang terkena bencana, ditambah pula dengan beberapa kecelakaan beruntun beberapa saat lalu, kini muncul beruntun kasus-kasus baru ditanah air. Masih hangat rasanya bagaimana reaksi penolakan keputusan pemerintah menaikan harga BBm, lalu kita dikejutkan dengan Penyerangan sekelompok masa yang mencatut nama FPI yang akhirnya di buntuti dengan keluarnya SKB yang justru mencuatkan banyak perasaan sakit hati umat islam, Lalu.. kita di paksa untuk mengelus dada akibat ulah mahasiswa yang seharusnya menjadi fungsi control, tetapi malah bikin huru-hara dengan aksi aksi mereka yang anarkis. Lalu sampailah kita pada kasus foto mesra anggota Dewan. Yang kemudian adu argument antara roysuryo sang pakar telematika yang hamper mirip dengan selebritis nerocos dengan “pengetahuan” akan falid tidaknya foto heboh tersebut.
Cek cek cek……………..
Mirip sinetron.
Jika cerita cerita diatas adalah scenario sebuah tayanagn televisi... Sudah diborong kale… piala piala penghargaannya. Begitu hebatnya sang sutradara merancang dan meyusun jalan ceritanya. tapi sayang ini bukan sebuah cerita. Anda siap siap kecewa………
Tapi Buat saya…,
Kejadian ini memang bersutradara alias terskenariokan.
mengapa demikian..? bukan jawaban yang benar benar falid memang, acuhkan saja jika anda tidak suka. tapi ini hanyalah sekedar opini saya semata.
Lihat saja kejadian demi kejadian yang ada di bangsa ini, muaranya cuma satu , kehancuran. Sepertinya anak SD-pun mengerti. memecah belah indonesia adalah hal yang sangat mudah karena keberagaman yang dimilikinya. Keberagaman atas Dasar ,
SARA adalah kebanggaan sekaligus sebuah pintu yang bisa menghantarkan Indonesia pada ujung perpecahan. pada pendahulu bangsa ini pun sangat mewanti wanti akan hal ini. karenanya mengapa dalam rumusan pancasila poin persatuan dan kesatuan di gariskan sangat tajam dalam butir butir yang termaktum di sila ke 3 itu. para founding fathers itu mengerti dan sadar betul jika keberagaman adaalhkekuatan sekaligus titi kelemahan Indonesia.
Coba reset lagi ingatan kita pasca reformasi. Uh... Uforianya sangat terasa. pers begitu bebas menyuarakan haknya yang katanya terbelenggu selama masa soeharto. MAhasiswa yang saat itu mendapat angin, dan menjadi pahlawan atas keberhasilan menumbangkan rezim ordebaru menjadi super heroik. Indonesia seolah lahir kemabali. katanya sih sama persis setelah lepas dari penjajahan berpuluh puluh abad silam ( kalao yang satu ini saya gak tahu betul karena saya gak ngerasain sendiri....)
tapi apa yang terjadi setelah kita masuk pada masa revormasi..??
semua lini terimbas heroiknya... dan menurut saya keblablasen...!!!
sedikit.. sedikit DEMONSTRASI. hingga katrok saya muncul lagi setelah tahu berita di TV tentang Guru guru TK yang mengajak murid murid TK berdemonstrasi. atau ketika ibu ibu rumah tangga mulai unjuk gigi dengan mengeluarkan piring dan peralatan dapur untuk menggelar aksi serupa. Ola.la.la... Demontrasi sudah menjadi makanan sehari hari...!!!
Setelahnya..., apa yang terjadi kemudian..??
Ups.. bangsa ini makin kacau.., semuanya bergerak atas nama kebebasan. dan bahkan katrok Saya menjadi jadi ketika baca berita di koran, seroang janda tewas di bantai perampok di siang hari..., ironisnya rumah janda itu di depan Kantor Polisi..!!!
mungkin kasus terakhir tidak ada hubungannya dengan reformasi. tetapi bukan bermaksud membela pemerintahan orde baru. tapi mari kita bandingkan.., angka kriminalitas di jaman orde baru dan reformasi, angkanya sangat jauh drastis. di era sekarang, para penjahat pun makin berani bergeliat. karena apa..? kaena kekebasan lah....
yang lebih bikin gak habis pikir adalah kebijakan "presiden reformasi" yang menyerukan untuk memanfaatkan hutan secara maksimal.., karena hutan adalah milik rakyat. jadi siapapun bebas mengunakannya. lalu paa yang terjadi. atas nama kebebasan dan reformasi.., hutan kita dibabat habis...!!! dan tidak sampai 10 tahun..,wajah hutan indonesia yang dulu hijau dan nyaris matahari tak bisa menembus.., akhirnya tinggalah kenangan...
dan.. banjir dimana mana.., dan bencana pun melanda...., dan kemiskinan serta kelaparan meraja lela. lah.. wong dilarang aja ada pembalakan, apalagi di suruh...
( cuapek deh....!!! )

Dari sini...,
skenariopun berjalan
Pertama: bikin rakyat indoenesia kelaparan. karena orang lapar cepat marah.., orang marah gak pakai akal sehat...
kedua : bikin rakyat indonesia tambah miskin. Orang miskin dan kepepet katanya suka nekat. makanya kriminal meraja lela..,
ketiga : bikin rakyat indonesia jadi bodoh. Caranya, kasih aja tontonan tontonan tak bermutu. jejali dengan sinetron yang mengumbar kemewahan..., sadisme, erotisme, dan yang besifat pembodohan lain... kalau biasa melihat orang jahat, gak salah juga kalo kita berbuat jahat kan...?
keempat: bikin rakyat indonesia SAKIT. caranya, banyak..!! bsia melalui minyak goreng campur oli.., pewarna makanan dari warna kain.., produk kadaluarsa..., dll
kelima : bikin generasi indonesia kacau. caranya, gampang. jejali dengan narkoba. masukkan ke sekolah sekolah, kampus, bikin budaya baru.. yang kebarat baratan. isukan moderenitas.. dengan mengikuti pola pola barat. dari tari, nyanyi, cara berpakaian, dll.
keenam : Bikin rakyat indonesia Gelisah. caranya, gerakkkan teror teror di tanah air. berikan bom bom kecil, kecelakaan pesawat, atau kapal tenggelam atau kereta api....
ketujuh...
kedelapan...
kesembilan..

uh.. masih banyak mungkin skenario yang belum terjalankan..!!
tapi bukan itu pertanyaannya.
yang menjadi pertanyaan besar adalah siapa yang ada dibalik skenario itu...??
pastilah hal yang kasap mata.
hal yang kasat mata inilah yang saya namakan demit.

Apakah demit juga bermain politik..
lalu apa motifasinya....??
hanya kita yang bisa menjawabnya.
meski terkadang jawaban kita beragam. tetapi setidaknya kita harus potar otak..,
masak kalah sama demit..???


0 coment:

Posting Komentar